Friday, July 3, 2020
Siti II
Malam ini langit begitu gelap
Perlahan jam menuju angka dua belas kosong-kosong
Sementara kata kata mulai berceceran di gang gang sempit.
Aku berfikir malam ini kita terlalu jauh bicara kemerdekaan dan kebebasan
Sebab kemerdekaan bagiku adalah "nasi yang di makan jadi tai."
Tapi aku selalu mengingat senyummu
Yang tak mudah layu
di tengah kemerdekaan yang kehilangan makna ini.
Selamat malam siti
semoga tuhan mempertemukan kita
meski dalam keadaan yang tidak begitu baik.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Menghadapi kenyataan tanpa masa depan
Kemana kaki akan diayunkan, Sementara malam tak lagi menjadi tempat persinggahan. Kemana kaki akan diarahkan, Saat kenyataan bersembunyi pad...
-
tuhan, izinkan aku mengembara di atas sajadah panjangmu bercumbu dan mendekam dalam ayat-ayatmu berdiri tegak seperti alifmu. tuhan, bi...
-
kala malam tiba kalilawar langsat mencari makan burung burung kembali keperaduan akupun tertunduk kaku di antara persimpangan. lalu berb...
-
diantara jalan setapak padi-padi rusak burung-burung manangis terisak-isak sengketa tanah semakin merebak di antara jalan setapak p...
No comments:
Post a Comment