Kawan.....,
Saat ini kita tidak usah percaya pada siapa-siapa
sebab kebohongan terjadi di mana-mana
Menginjak dan diinjak itu sudah biasa
Menikam dan ditikam itu soal biasa
Yang penting perut ada isinya.
Miskin dibersihkan, yang kaya dipelihara
Benar atau salah tak jadi masalah
Lantaran barisan depan sudah kehilangan arah
ini terlihat jelas di depan mata kita
Kawan....,
Masihkah kita tetap berpangku tangan?
Dan meratapi kecongkakan para barisan depan?
Melihat ibu pertiwi terkapar dengan air mata berjatuhan?
Atau kita masih punya keberanian untuk mengadakan peperangan ?
Dan mengembalikan indonesia pada sejarah kemanusiaan?
Wednesday, September 7, 2016
KAWAN
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Menghadapi kenyataan tanpa masa depan
Kemana kaki akan diayunkan, Sementara malam tak lagi menjadi tempat persinggahan. Kemana kaki akan diarahkan, Saat kenyataan bersembunyi pad...
-
tuhan, izinkan aku mengembara di atas sajadah panjangmu bercumbu dan mendekam dalam ayat-ayatmu berdiri tegak seperti alifmu. tuhan, bi...
-
kala malam tiba kalilawar langsat mencari makan burung burung kembali keperaduan akupun tertunduk kaku di antara persimpangan. lalu berb...
-
diantara jalan setapak padi-padi rusak burung-burung manangis terisak-isak sengketa tanah semakin merebak di antara jalan setapak p...
No comments:
Post a Comment