Kemana lagi, kaki ini akan ku ayunkan
sementara kenyataan
mengajariku tentang kekalahan.
Masa depan kini berubah
menjadi mimpi buruk,
menjadi bayang bayang hitam
yang membuatku harus mengalami
kematian berfikir.
Dari seluruh buku yang mampir
dimeja belajarku, semua
menceritakan tentang kisah para pejuang
yang mati ditangan bangsanya sendiri.
Aku mulai ragu
dengan ilmu pengetahuan dan kecerdasan
dengan segala pengkotak-kotaan
yang akhirnya menjadi perdebatan seru di meja perundigan.
Malam, mengapa kau harus
mengantarkanku pada perenungan
tentang kenyataan dan kekalahan,
mengapa kau tidak mengajariku
tentang bagaimana cara tidur yang nyenyak saja.
Malam, jangan usik waktu tidurku
dengan bunyi layang-layang
apalagi dengan pertanyaan
yang aku tak tahu cara menjawabnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Menghadapi kenyataan tanpa masa depan
Kemana kaki akan diayunkan, Sementara malam tak lagi menjadi tempat persinggahan. Kemana kaki akan diarahkan, Saat kenyataan bersembunyi pad...
-
tuhan, izinkan aku mengembara di atas sajadah panjangmu bercumbu dan mendekam dalam ayat-ayatmu berdiri tegak seperti alifmu. tuhan, bi...
-
kala malam tiba kalilawar langsat mencari makan burung burung kembali keperaduan akupun tertunduk kaku di antara persimpangan. lalu berb...
-
diantara jalan setapak padi-padi rusak burung-burung manangis terisak-isak sengketa tanah semakin merebak di antara jalan setapak p...
No comments:
Post a Comment